Cara Menghubungkan Domain Custom ke Blogger Sampai Blog Bisa Diakses dengan Domain Sendiri

Daftar Isi
Tutorial Blogger menghubungkan domain custom

Sudah membeli domain sendiri tetapi masih bingung bagaimana cara menghubungkannya ke Blogger?.

Prosesnya memang cukup teknis karena Anda perlu mengatur DNS domain terlebih dahulu.

Misalnya Anda mempunyai blog dengan alamat namablog.blogspot.com dan sudah membeli domain www.contohdomain.com. Setelah DNS dikonfigurasi dengan benar, pengunjung dapat mengakses blog menggunakan domain tersebut.

Pada panduan ini, saya akan menjelaskan cara menghubungkan domain ke Blogger secara bertahap, mulai dari mendapatkan kode DNS dari Blogger, memasukkan CNAME, membuat empat record A, melakukan verifikasi, sampai mengatasi masalah ketika Blogger tidak dapat memperbarui setelan.

Apa Itu Domain Custom di Blogger?

Domain custom adalah alamat website menggunakan domain milik sendiri, bukan alamat bawaan Blogger yang berakhiran blogspot.com.

Contohnya, sebelum menggunakan domain custom:

namablog.blogspot.com

Setelah menggunakan domain sendiri:

www.namablog.com

Penggunaan domain sendiri membuat alamat blog lebih mudah diingat dan dapat digunakan untuk membangun identitas website dalam jangka panjang.

Yang Perlu Disiapkan

Sebelum mulai, siapkan beberapa hal berikut:

Blog Blogger yang masih aktif.

Akun Google yang digunakan untuk mengelola blog.

Domain yang sudah aktif.

Akses ke pengaturan DNS domain.

Koneksi internet.

Dalam contoh ini, misalnya domain yang digunakan adalah caracerdas.biz.id. Jika domain Anda berbeda, cukup sesuaikan namanya.

Baca Panduan resmi Google tentang menyiapkan Domain

Cara Menghubungkan Domain ke Blogger

1. Buka Setelan Blogger

Masuk ke Blogger menggunakan akun Google yang digunakan untuk mengelola blog.

Pilih blog yang ingin dihubungkan dengan domain custom. Setelah itu buka menu Setelan.

Cari bagian Publikasi. Di sana Anda akan menemukan alamat blog Blogger yang saat ini masih menggunakan alamat blogspot.com.

Pilih opsi untuk menggunakan domain custom.

2. Masukkan Domain Custom

Masukkan domain yang ingin digunakan.

Untuk konfigurasi yang umum digunakan pada Blogger, masukkan alamat dengan www.

Contohnya:

www.caracerdas.biz.id

Kemudian simpan.

Jika DNS belum dikonfigurasi, Blogger biasanya akan menampilkan informasi CNAME yang harus ditambahkan pada DNS domain Anda.

Jangan tutup halaman tersebut karena Anda akan membutuhkan kode yang ditampilkan Blogger.

3. Catat Dua CNAME dari Blogger

Blogger akan memberikan informasi DNS yang perlu ditambahkan. Salah satunya adalah CNAME untuk mengarahkan subdomain www ke server Blogger.

Formatnya biasanya seperti berikut:

CNAME

Host: www

Target: ghs.google.com

CNAME kedua adalah kode verifikasi khusus yang diberikan Blogger kepada Anda.

Bentuknya dapat menyerupai:

CNAME Verifikasi

Host: kode-dari-Blogger

Target: gv-kode-verifikasi.dv.googlehosted.com

Penting: jangan menggunakan kode contoh di atas sebagai kode verifikasi Anda. Gunakan kode yang muncul di akun Blogger Anda sendiri. Setiap konfigurasi dapat mempunyai kode verifikasi yang berbeda.

Baca Panduan CNAME Domain Custom

4. Buka Pengaturan DNS Domain

Sekarang masuk ke tempat Anda membeli atau mengelola domain.

Cari menu seperti DNS Management, Kelola DNS, DNS Zone, atau DNS Record. Nama menu dapat berbeda tergantung penyedia domain.

Anda biasanya akan melihat beberapa kolom seperti Type, Name atau Host, Value atau Target, dan TTL.

Jangan menghapus record yang sudah ada secara sembarangan. Jika domain digunakan untuk email atau layanan lain, beberapa record DNS mungkin masih dibutuhkan.

5. Tambahkan CNAME www

Buat record baru dengan tipe CNAME.

Masukkan:

Type: CNAME

Host: www

Target: ghs.google.com

Jika panel DNS meminta nama lengkap, ikuti format yang digunakan oleh penyedia DNS Anda. Pada banyak panel, kolom Host cukup diisi dengan www.

6. Tambahkan CNAME Verifikasi

Buat satu record CNAME lagi menggunakan kode yang diberikan Blogger.

Misalnya Blogger memberikan kode:

Type: CNAME

Host: kode-verifikasi-Anda

Target: gv-kode-verifikasi-Anda.dv.googlehosted.com

Jangan menyalin kode contoh tersebut. Salin kode yang benar-benar ditampilkan Blogger pada halaman konfigurasi domain Anda.

Kesalahan satu karakter saja pada CNAME verifikasi dapat menyebabkan proses verifikasi gagal.

Baca juga 6 Template Terbaru Sugeng.id dan Pengamalan saya menggunakanya

7. Tambahkan Empat Record A Blogger

Selain CNAME, Anda perlu membuat empat record A untuk mengarahkan domain utama ke Blogger.

Buat empat record A secara terpisah. Pada kolom Host atau Name, gunakan @ jika panel DNS Anda menggunakan tanda tersebut untuk domain utama.

Record A 1

Type: A
Host: @
Target: 216.239.32.21


Record A 2

Type: A
Host: @
Target: 216.239.34.21


Record A 3

Type: A
Host: @
Target: 216.239.36.21


Record A 4

Type: A
Host: @
Target: 216.239.38.21

Keempat IP tersebut harus dibuat sebagai empat record A yang berbeda. Jangan memasukkan semuanya ke dalam satu record.

8. Simpan Semua Record DNS

Setelah CNAME dan record A selesai dibuat, simpan perubahan DNS.

Sebelum meninggalkan halaman DNS, periksa kembali penulisannya. Kesalahan kecil pada Type, Host, atau Target dapat membuat Blogger gagal mengenali domain.

Jika menggunakan domain caracerdas.biz.id, gambaran sederhananya adalah:

CNAME www ghs.google.com

A @ 216.239.32.21
A @ 216.239.34.21
A @ 216.239.36.21
A @ 216.239.38.21

CNAME verifikasi dari Blogger tetap harus ditambahkan sesuai kode khusus yang diberikan kepada Anda.

Baca juga Cara Mudah daftar Shopee affiliate dapat cuan jutaan modal hp dan rebahan

9. Kembali ke Blogger dan Verifikasi

Setelah DNS disimpan, kembali ke Blogger.

Coba simpan kembali alamat domain custom yang sebelumnya Anda masukkan.

Jika DNS sudah dapat dibaca oleh Blogger, proses verifikasi akan berhasil dan domain dapat digunakan untuk blog tersebut.

Jika belum berhasil, jangan langsung menghapus semua record DNS. Periksa kembali satu per satu dan tunggu proses propagasi DNS.

10. Tunggu Propagasi DNS

Perubahan DNS tidak selalu langsung terlihat di semua jaringan internet.

Proses ketika perubahan DNS mulai dikenali oleh server dan jaringan internet disebut propagasi DNS. Waktunya dapat berbeda tergantung kondisi DNS dan cache yang digunakan.

Karena itu, jika baru saja menambahkan record tetapi Blogger belum mengenalinya, tunggu beberapa saat lalu coba verifikasi kembali.

Yang penting, jangan mengubah record berkali-kali hanya karena perubahan belum terlihat dalam beberapa menit.

11. Atur HTTPS dan Pengalihan Domain

Setelah domain berhasil terhubung, periksa kembali pengaturan Blogger.

Anda dapat mengatur pengalihan domain agar pengunjung yang membuka domain utama tanpa www diarahkan ke alamat www yang digunakan pada Blogger.

Periksa juga pengaturan HTTPS. Setelah domain custom aktif, proses HTTPS dapat membutuhkan waktu sebelum sertifikat siap digunakan.

Jika Blogger Tidak Dapat Memperbarui Setelan

Salah satu masalah yang cukup sering muncul adalah Blogger tidak dapat memperbarui setelan domain custom.

Jika mengalami masalah tersebut, jangan langsung menyimpulkan bahwa domain rusak. Periksa konfigurasi DNS terlebih dahulu.

Pastikan CNAME www mengarah ke ghs.google.com.

Pastikan CNAME verifikasi sama persis dengan kode yang diberikan Blogger.

Periksa apakah keempat record A sudah dibuat dengan benar.

Pastikan tidak ada record CNAME lain yang menggunakan host www dan menyebabkan konflik.

Periksa juga apakah domain masih aktif dan apakah Anda sedang mengubah DNS pada nameserver yang benar.

Jika baru saja melakukan perubahan, beri waktu untuk propagasi DNS sebelum mencoba lagi.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Hanya Membuat CNAME

Beberapa pengguna hanya memasukkan CNAME karena melihat kode tersebut di Blogger. Padahal konfigurasi domain utama juga membutuhkan record A.

Salah Menyalin CNAME Verifikasi

Jangan menggunakan CNAME verifikasi dari tutorial, screenshot, atau blog orang lain. Gunakan kode yang diberikan Blogger kepada Anda.

Empat IP Digabung Menjadi Satu Record

Keempat alamat IP Blogger harus dibuat sebagai record A terpisah.

Menghapus DNS Secara Sembarangan

Jangan menghapus record DNS lain hanya karena ingin membersihkan tabel. Record tertentu mungkin digunakan untuk email atau layanan lain.

Tidak Mengecek Host

Perhatikan kolom Host atau Name. Jika panel DNS sudah otomatis menambahkan nama domain, biasanya Anda tidak perlu menuliskan domain lengkap pada kolom tersebut.

FAQ Cara Menghubungkan Domain ke Blogger

Apakah domain gratis Blogger masih bisa digunakan?

Bisa. Domain blogspot.com tetap dapat digunakan. Domain custom hanya diperlukan jika Anda ingin memakai nama domain sendiri.

Apakah domain harus menggunakan www?

Dalam konfigurasi custom domain Blogger, alamat dengan www digunakan sebagai tujuan CNAME. Domain utama kemudian dapat diarahkan menggunakan record A.

Apakah empat record A harus dibuat semuanya?

Untuk konfigurasi domain utama Blogger, gunakan empat record A yang ditunjukkan dalam panduan ini dan masukkan sebagai record terpisah.

Apakah CNAME verifikasi bisa dibuat menggunakan kode milik orang lain?

Tidak. Gunakan kode verifikasi yang diberikan Blogger pada akun dan konfigurasi domain Anda sendiri.

Berapa lama DNS sampai aktif?

Waktu propagasi dapat berbeda. Ada perubahan yang terlihat cukup cepat, tetapi pada kondisi tertentu Anda perlu menunggu lebih lama.

Apakah artikel dan postingan akan hilang setelah domain custom dipasang?

Tidak. Anda tetap menggunakan blog Blogger yang sama. Domain custom hanya mengubah alamat yang digunakan pengunjung untuk mengakses blog.

Mengapa Blogger masih menampilkan pesan kesalahan padahal DNS sudah dibuat?

Periksa kembali CNAME, CNAME verifikasi, empat record A, nameserver domain, dan status propagasi DNS. Jangan lupa bahwa perubahan DNS tidak selalu langsung terbaca oleh Blogger.

Cara menghubungkan domain ke Blogger sebenarnya terdiri dari beberapa langkah utama, yaitu mendapatkan kode DNS dari Blogger, menambahkan CNAME, membuat empat record A, kemudian melakukan verifikasi kembali dari Blogger.

Bagian yang paling perlu diperhatikan adalah CNAME verifikasi. Kode tersebut bersifat khusus untuk konfigurasi Anda, jadi jangan menggantinya dengan kode dari contoh di internet.

Jika setelah mengatur DNS Blogger belum juga menerima domain, periksa record satu per satu dan beri waktu untuk propagasi. Hindari menghapus seluruh DNS hanya karena verifikasi belum berhasil.

Setelah domain berhasil terhubung, Anda bisa melanjutkan dengan mengatur HTTPS, Google Search Console, sitemap, struktur menu, dan optimasi artikel agar blog lebih mudah ditemukan melalui mesin pencari.

Jika panduan ini membantu, simpan artikel ini agar mudah ditemukan kembali ketika Anda perlu memasang domain custom Blogger lainnya.

Posting Komentar