Panduan Membuat Teks Alt Gambar agar Gambar di Blog dan Website Lebih SEO Friendly
Gambar menjadi bagian penting dalam sebuah artikel blog atau website. Artikel yang hanya berisi teks panjang biasanya terasa kurang nyaman dibaca, terutama ketika pembaca menggunakan ponsel.
Gambar dapat membantu menjelaskan isi artikel, memberikan contoh visual, sekaligus membuat halaman terlihat lebih menarik.
Namun, mengunggah gambar saja belum cukup. Ada satu bagian yang sering dilewatkan oleh pemilik blog, yaitu teks alt atau alternative text.
Teks alt membantu menjelaskan isi sebuah gambar kepada mesin pencari dan pengguna yang tidak dapat melihat gambar dengan normal. Jika dibuat dengan tepat, teks alt juga dapat membantu mesin pencari memahami hubungan antara gambar dan topik artikel.
Melalui panduan membuat teks alt gambar ini, Anda akan belajar mulai dari memilih gambar, menentukan ukuran dan kualitasnya, )membuat teks alt, mengisi teks alt di Blogger maupun website, sampai mengetahui kesalahan yang sebaiknya dihindari.
Baca juga Cara menghubungkan Domain ke Blogger
Apa Itu Website atau Blog?
Website adalah kumpulan halaman yang dapat diakses melalui internet menggunakan alamat tertentu. Isinya bisa berupa informasi, berita, layanan, toko online, portofolio, dokumentasi, atau berbagai jenis konten lainnya.
Blog merupakan salah satu bentuk website yang biasanya digunakan untuk menerbitkan artikel secara berkala. Contohnya blog tutorial, blog pendidikan, blog teknologi, blog pribadi, atau website sekolah yang memiliki bagian berita dan artikel.
Dalam sebuah blog, artikel tidak hanya terdiri dari tulisan. Gambar, video, tabel, infografis, dan elemen visual lainnya dapat digunakan untuk membantu pembaca memahami informasi.
Karena itu, gambar perlu diperlakukan sebagai bagian dari konten, bukan sekadar hiasan.
Baca juga Prompt AI generator dari Sugeng.id yang mudah dan praktis
Fungsi Gambar dalam Artikel Website
Gambar mempunyai beberapa fungsi yang cukup penting dalam sebuah artikel.
Pertama, gambar membantu menjelaskan informasi. Misalnya, ketika membuat artikel tentang cara memasang domain ke Blogger, Anda dapat menampilkan tangkapan layar halaman DNS agar pembaca dapat mengikuti langkahnya.
Kedua, gambar dapat membantu memecah paragraf panjang. Pembaca akan lebih mudah menemukan bagian tertentu ketika artikel memiliki susunan visual yang jelas.
Ketiga, gambar dapat memberikan contoh nyata. Tutorial akan lebih mudah dipraktikkan jika pembaca dapat melihat tampilan menu atau hasil dari langkah yang dijelaskan.
Keempat, gambar juga dapat membantu optimasi mesin pencari apabila nama file, ukuran, kualitas, dan teks alt dibuat dengan benar.
Baca juga Cara kompres gambar tanpa mengurangi kualitas dan gratis
Mengapa Gambar Artikel Penting?
Bayangkan Anda membuat artikel berjudul "Cara Menghubungkan Domain Custom ke Blogger". Jika artikel tersebut hanya berisi langkah dalam bentuk tulisan, pembaca pemula mungkin masih bingung ketika harus mencari menu DNS.
Dengan menambahkan screenshot halaman Blogger dan contoh DNS record, pembaca dapat mencocokkan petunjuk dengan tampilan yang mereka lihat.
Inilah alasan gambar sebaiknya memiliki tujuan yang jelas.
Jangan memasukkan gambar hanya karena ingin artikel terlihat panjang. Setiap gambar idealnya membantu pembaca memahami, membuktikan, atau mengikuti isi artikel.
Persiapan Sebelum Mengunggah Gambar
Sebelum mengikuti panduan membuat teks alt gambar, siapkan terlebih dahulu gambar yang akan digunakan.
Anda bisa menggunakan foto sendiri, screenshot, ilustrasi yang dibuat sendiri, atau gambar yang memang memiliki izin untuk digunakan.
Perhatikan beberapa hal berikut.
Pastikan gambar relevan dengan artikel.
Gunakan gambar dengan kualitas yang cukup jelas.
Hindari gambar yang pecah atau terlalu buram.
Periksa ukuran file sebelum diunggah.
Gunakan nama file yang menggambarkan isi gambar.
Pastikan Anda memiliki hak untuk menggunakan gambar tersebut.
Ukuran Gambar untuk Blog dan Website
Ukuran gambar tidak harus selalu besar. Yang lebih penting adalah gambar tetap terlihat jelas ketika ditampilkan di halaman artikel.
Misalnya, untuk gambar screenshot tutorial, gambar berukuran 1200 x 800 piksel dapat memberikan detail yang cukup. Namun, kebutuhan setiap artikel bisa berbeda.
Jangan mengunggah gambar kamera berukuran 5000 x 3000 piksel jika gambar tersebut hanya akan ditampilkan selebar 800 sampai 1000 piksel.
File yang terlalu besar dapat menambah beban halaman.
Sebelum mengunggah gambar, Anda dapat mengompresnya menggunakan aplikasi atau layanan pengolah gambar. Format seperti WebP atau AVIF juga dapat dipertimbangkan jika platform website yang digunakan mendukungnya.
Kualitas Gambar Tetap Harus Diperhatikan
Mengurangi ukuran file bukan berarti membuat gambar menjadi buram.
Tujuannya adalah mendapatkan keseimbangan antara kualitas visual dan ukuran file.
Sebagai contoh, screenshot menu Blogger yang berisi tulisan kecil harus tetap cukup tajam sehingga pembaca dapat membaca menu tersebut.
Sebaliknya, foto dekoratif yang tidak memiliki detail penting biasanya dapat dikompres lebih banyak.
Gunakan ukuran dan kualitas berdasarkan fungsi gambar, bukan menggunakan satu pengaturan untuk semua gambar.
Apa Itu Teks Alt Gambar?
Teks alt adalah teks alternatif yang digunakan untuk menjelaskan isi atau fungsi sebuah gambar.
Secara sederhana, jika sebuah gambar tidak dapat ditampilkan atau pengguna menggunakan teknologi pembaca layar, teks alt dapat membantu memberikan informasi mengenai gambar tersebut.
Misalnya Anda memiliki gambar berupa screenshot halaman pengaturan Blogger.
Teks alt yang kurang baik:
"gambar"
Teks alt yang lebih informatif:
"Halaman setelan Blogger untuk mengaktifkan deskripsi penelusuran blog"
Contoh kedua memberikan informasi yang jauh lebih jelas mengenai isi gambar.
Panduan Membuat Teks Alt Gambar yang Benar
Berikut langkah yang bisa langsung Anda praktikkan.
Langkah 1. Tentukan Isi Utama Gambar
Sebelum menulis teks alt, lihat gambar dan tanyakan:
"Apa informasi utama yang ingin saya sampaikan melalui gambar ini?"
Jawaban dari pertanyaan tersebut dapat menjadi dasar teks alt.
Misalnya gambar menunjukkan halaman DNS domain di IDWebHost.
Anda dapat membuat teks alt:
"Pengaturan DNS domain untuk menghubungkan domain custom ke Blogger"
Tidak perlu menjelaskan setiap bagian kecil yang tidak berkaitan dengan isi artikel.
Langkah 2. Gunakan Deskripsi yang Spesifik
Hindari teks alt yang terlalu umum.
Contoh yang kurang baik:
"Screenshot Blogger"
Contoh yang lebih baik:
"Halaman pengaturan domain Blogger untuk memasukkan alamat domain custom"
Teks kedua menjelaskan apa yang sedang ditampilkan dan konteks penggunaannya.
Langkah 3. Masukkan Keyword Secara Natural
Teks alt dapat memuat keyword jika memang sesuai dengan gambar.
Misalnya target keyword artikel adalah "cara menghubungkan domain ke Blogger".
Jika gambarnya menunjukkan proses pengaturan domain, teks alt bisa dibuat:
"Pengaturan domain custom pada Blogger untuk menghubungkan domain ke Blogger"
Namun, jangan memasukkan keyword secara berulang.
Hindari:
"cara menghubungkan domain ke Blogger, cara menghubungkan domain Blogger, domain Blogger, cara domain Blogger"
Teks seperti itu terlihat tidak alami dan tidak membantu pembaca.
Langkah 4. Jangan Menulis "Gambar" atau "Foto" di Awal
Tidak perlu menulis:
"Foto gambar komputer yang digunakan untuk..."
Lebih baik langsung menjelaskan objek atau fungsi gambar.
Contoh:
"Dashboard Blogger dengan menu Setelan terbuka"
Konteks bahwa itu adalah gambar sudah diketahui oleh pengguna dan teknologi pembaca layar.
Langkah 5. Buat Teks Alt Secukupnya
Teks alt tidak perlu menjadi paragraf panjang.
Jika gambar memperlihatkan laptop dengan halaman Blogger, Anda tidak perlu menulis:
"Ini adalah sebuah gambar laptop berwarna hitam yang berada di atas meja kayu dan pada layar laptop terlihat sebuah halaman Blogger..."
Jika informasi yang penting adalah halaman Blogger, cukup:
"Laptop menampilkan halaman dashboard Blogger"
Teks alt sebaiknya fokus pada informasi yang berguna.
Langkah 6. Bedakan Gambar Informasi dan Gambar Dekoratif
Tidak semua gambar membutuhkan deskripsi panjang.
Jika gambar digunakan untuk menyampaikan informasi, buat teks alt yang menjelaskan informasi tersebut.
Contohnya:
"Contoh DNS record CNAME yang diberikan Blogger"
Jika gambar hanya menjadi elemen dekorasi dan tidak memberikan informasi penting, teks alternatif dapat dikosongkan sesuai kemampuan sistem atau platform yang digunakan.
Cara Mengisi Teks Alt Gambar di Blogger
Blogger menyediakan fasilitas untuk menambahkan teks alt pada gambar yang dimasukkan ke dalam postingan.
Berikut langkah umumnya.
Masuk ke dashboard Blogger.
Buka postingan yang ingin dibuat atau diedit.
Klik gambar yang sudah dimasukkan ke dalam artikel.
Cari pilihan untuk mengatur gambar.
Pilih opsi "Alt text" atau "Teks alternatif".
Masukkan deskripsi gambar.
Simpan pengaturan.
Contohnya, Anda mengunggah screenshot yang memperlihatkan menu Setelan Blogger.
Teks alt dapat ditulis:
"Menu setelan Blogger untuk mengatur visibilitas dan publikasi blog"
Setelah itu, simpan postingan.
Tampilan menu Blogger dapat berubah mengikuti pembaruan antarmuka. Jika nama menu sedikit berbeda, cari pengaturan yang berkaitan dengan alternative text atau alt text pada gambar.
Cara Upload Gambar di Blogger
Selain memahami teks alt, Anda juga perlu mengetahui cara mengunggah gambar dengan benar.
Buka editor postingan Blogger.
Letakkan kursor pada bagian artikel tempat gambar ingin dimasukkan.
Klik ikon untuk menambahkan gambar.
Pilih sumber gambar yang sesuai, misalnya mengunggah gambar dari komputer atau perangkat yang tersedia.
Setelah gambar masuk ke artikel, klik gambar tersebut untuk membuka pengaturannya.
Atur ukuran gambar sesuai kebutuhan. Jangan langsung memilih ukuran terbesar jika gambar tidak membutuhkan ukuran tersebut.
Kemudian isi teks alt berdasarkan isi gambar.
Contoh:
Gambar: screenshot halaman Blogger.
Alt text:
"Editor postingan Blogger dengan gambar tutorial yang sedang disisipkan"
Dengan cara tersebut, gambar tidak hanya tampil secara visual, tetapi juga memiliki informasi tambahan yang menjelaskan konteksnya.
Cara Mengisi Teks Alt pada Website
Jika menggunakan website berbasis WordPress atau CMS lainnya, prinsipnya tetap sama.
Biasanya terdapat kolom "Alt Text", "Alternative Text", atau "Teks Alternatif" ketika Anda mengunggah gambar melalui media library.
Langkah umumnya:
Masuk ke dashboard website.
Buka halaman atau artikel yang ingin diedit.
Pilih gambar atau tambahkan gambar baru.
Buka pengaturan gambar.
Cari kolom Alt Text.
Tulis deskripsi yang sesuai dengan isi gambar.
Simpan perubahan.
Pada beberapa website yang dibuat dengan HTML secara langsung, teks alt ditulis menggunakan atribut alt pada elemen gambar.
Contohnya:
Atribut tersebut memberikan informasi alternatif mengenai gambar.
Namun, jika Anda menggunakan CMS, biasanya tidak perlu menulis kode HTML secara manual.
Hal yang Harus Dihindari Saat Menggunakan Gambar
Ada beberapa kesalahan yang sering terjadi ketika menggunakan gambar dalam artikel.
Menggunakan gambar tanpa izin
Jangan mengambil gambar dari Google lalu langsung memasukkannya ke artikel.
Hasil pencarian gambar bukan berarti gambar tersebut bebas digunakan.
Gunakan gambar buatan sendiri, gambar dengan lisensi yang sesuai, atau sumber gambar yang memberikan izin penggunaan.
Mengunggah gambar dengan ukuran file terlalu besar
Foto berukuran beberapa megabyte dapat membuat halaman lebih berat.
Kompres gambar sebelum digunakan jika memungkinkan.
Menggunakan gambar yang tidak berhubungan dengan artikel
Gambar harus mendukung pembahasan.
Artikel tentang cara membuat blog tidak membutuhkan banyak gambar dekoratif yang tidak berkaitan dengan tutorial.
Menggunakan nama file yang tidak jelas
Nama seperti:
IMG_20260930.jpg
kurang informatif dibanding:
cara-mengisi-alt-text-blogger.jpg
Gunakan nama file yang sederhana dan menggambarkan isi gambar.
Mengulang keyword secara berlebihan
Teks alt bukan tempat untuk menumpuk keyword.
Tulis seperti manusia sedang menjelaskan gambar kepada orang lain.
Membuat teks alt terlalu panjang
Jangan menjadikan teks alt sebagai tempat untuk menulis seluruh isi paragraf.
Fokus pada informasi utama.
Mengabaikan kualitas gambar
Gambar yang buram dapat menyulitkan pembaca memahami tutorial, terutama jika gambar berupa screenshot dengan tulisan kecil.
Kesalahan Umum dalam Membuat Teks Alt
Salah satu kesalahan yang paling sering terjadi adalah menggunakan teks yang sama untuk semua gambar.
Misalnya dalam artikel tutorial Blogger terdapat lima screenshot dan semuanya diberi alt:
"Tutorial Blogger"
Teks tersebut tidak memberikan informasi yang cukup.
Lebih baik setiap gambar memiliki deskripsi sesuai konteksnya.
Contohnya:
"Menu Setelan Blogger untuk membuka pengaturan domain"
"Kolom domain custom pada halaman publikasi Blogger"
"Kode CNAME Blogger yang perlu ditambahkan ke DNS domain"
"Pengaturan DNS CNAME pada panel penyedia domain"
Dengan demikian, setiap gambar mempunyai fungsi informasi yang berbeda.
Apakah Teks Alt Membantu SEO?
Teks alt dapat membantu mesin pencari memahami konteks sebuah gambar. Mesin pencari tidak melihat gambar dengan cara yang sama seperti manusia, sehingga informasi tekstual mengenai gambar dapat memberikan konteks tambahan.
Namun, jangan menganggap teks alt sebagai cara instan untuk membuat artikel masuk halaman pertama Google.
SEO dipengaruhi banyak faktor.
Kualitas dan relevansi isi artikel tetap penting. Struktur halaman, pengalaman pengguna, performa website, internal link, reputasi website, serta berbagai faktor teknis lainnya juga perlu diperhatikan.
Karena itu, gunakan alt text terutama untuk memberikan deskripsi yang akurat dan membantu aksesibilitas. Manfaat SEO sebaiknya menjadi bagian dari strategi yang lebih luas, bukan satu-satunya alasan membuat teks alt.
Contoh Teks Alt Berdasarkan Jenis Gambar
Berikut beberapa contoh yang dapat dijadikan referensi.
Screenshot:
"Halaman setelan Blogger untuk mengatur domain custom"
Foto produk:
"Keyboard wireless berwarna putih di atas meja kerja"
Foto kegiatan:
"Siswa mengikuti kegiatan latihan Pramuka di halaman sekolah"
Infografis:
"Infografis langkah menghubungkan domain custom ke Blogger"
Diagram:
"Diagram alur proses DNS domain menuju server Blogger"
Foto orang:
"Penulis sedang mengedit artikel blog menggunakan laptop"
Perhatikan bahwa contoh tersebut langsung menjelaskan isi utama gambar.
FAQ Seputar Teks Alt Gambar
Apakah semua gambar harus diberi teks alt?
Tidak selalu dengan deskripsi yang sama. Gambar yang membawa informasi sebaiknya memiliki teks alt yang menjelaskan informasi tersebut. Gambar dekoratif dapat diperlakukan berbeda agar tidak menambah informasi yang tidak diperlukan bagi pengguna pembaca layar.
Apakah keyword harus dimasukkan ke dalam alt text?
Tidak wajib. Keyword dapat digunakan jika memang relevan dengan isi gambar. Jangan memaksakan keyword hanya untuk mengejar SEO.
Berapa panjang teks alt yang ideal?
Tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua gambar. Prinsipnya, tulis deskripsi yang cukup untuk menjelaskan informasi penting tanpa menjadi terlalu panjang.
Apakah nama file gambar memengaruhi SEO?
Nama file yang deskriptif dapat memberikan konteks tambahan mengenai gambar. Sebaiknya gunakan nama file yang jelas dan relevan sebelum gambar diunggah.
Apakah gambar berukuran besar lebih bagus?
Belum tentu. Gambar yang terlalu besar dapat meningkatkan ukuran halaman. Pilih resolusi yang cukup untuk kebutuhan tampilan dan kompres file tanpa membuat kualitas gambar menjadi buruk.
Apakah screenshot artikel perlu diberi alt text?
Ya, terutama jika screenshot tersebut membantu pembaca memahami langkah tutorial.
Contohnya, screenshot halaman DNS sebaiknya memiliki alt yang menjelaskan bahwa gambar tersebut memperlihatkan pengaturan DNS yang sedang dibahas.
Apakah teks alt sama dengan caption?
Tidak.
Caption adalah keterangan yang biasanya terlihat oleh pembaca di bawah gambar. Alt text merupakan teks alternatif yang digunakan untuk menjelaskan gambar dalam konteks aksesibilitas dan ketika gambar tidak dapat digunakan secara normal.
Keduanya dapat digunakan bersamaan, tetapi fungsinya berbeda.
Apakah boleh menggunakan teks alt yang sama dengan caption?
Boleh jika memang deskripsinya relevan, tetapi tidak selalu diperlukan. Jika caption sudah menjelaskan informasi tertentu, alt text dapat dibuat lebih ringkas dengan tetap mempertahankan informasi penting bagi pengguna yang tidak dapat melihat gambar.
Bagaimana jika gambar hanya untuk dekorasi?
Jika gambar tidak memberikan informasi yang dibutuhkan untuk memahami artikel, jangan membuat alt text panjang hanya untuk memasukkan keyword. Pengaturan gambar dekoratif sebaiknya mengikuti kemampuan CMS atau website yang digunakan.
Checklist Sebelum Mempublikasikan Artikel
Sebelum menekan tombol Publikasikan, periksa kembali gambar yang ada di artikel.
Pastikan:
Gambar berhubungan dengan pembahasan.
Kualitas gambar masih jelas.
Ukuran file tidak berlebihan.
Nama file cukup deskriptif.
Gambar memiliki izin penggunaan.
Teks alt sudah diisi untuk gambar yang informatif.
Teks alt menjelaskan isi gambar secara spesifik.
Keyword hanya digunakan jika memang relevan.
Tidak ada keyword stuffing pada alt text.
Gambar tampil dengan baik di perangkat mobile.
Screenshot tutorial masih dapat dibaca.
Gambar tidak digunakan hanya untuk memenuhi jumlah konten.
Jika Anda melakukan pengecekan sederhana ini pada setiap artikel, kualitas penggunaan gambar di blog akan menjadi lebih konsisten.
Membuat teks alt bukan pekerjaan yang rumit. Yang dibutuhkan adalah kebiasaan untuk melihat gambar dari sisi pembaca.
Tanyakan apa yang sebenarnya ditunjukkan oleh gambar, informasi apa yang penting, lalu tuliskan deskripsi singkat yang mudah dipahami.
Untuk artikel tutorial, gunakan gambar yang benar-benar membantu pembaca mengikuti langkah. Untuk foto atau ilustrasi, jelaskan objek atau informasi utama. Jangan lupa memperhatikan ukuran file, kualitas, nama file, serta hak penggunaan gambar.
Jika Anda menggunakan Blogger, biasakan mengisi alt text setiap kali memasukkan gambar informatif ke dalam artikel. Jika menggunakan CMS atau website sendiri, cari kolom Alt Text pada pengaturan gambar.
Mulailah dari artikel berikutnya. Setelah mengunggah satu gambar, jangan langsung menerbitkan artikel. Luangkan beberapa detik untuk memeriksa nama file, ukuran, dan teks alt. Kebiasaan kecil ini akan membuat pengelolaan gambar di blog menjadi lebih rapi dan terarah.

Posting Komentar